Mengenal Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Aritmia

Ayobuka.com – Aritmia merupakan salah satu kondisi gangguan fungsi jantung yang penting untuk diwaspadai. Ini merupakan kondisi dimana irama jantung mengalami gangguan dan tidak berjalan normal seperti seharusnya. Bisa jadi irama jantung terlalu cepat, terlalu lambat, atau mungkin tidak teratur. Kondisi ini tentu saja harus diwaspadai dan dikenali dengan baik agar tidak menimbulkan akibat yang fatal.

Penyebab Aritmia

penyebab gangguan irama jantung atau aritmia

Kondisi ini dipicu oleh beberapa faktor. Pada dasarnya, gangguan irama jantung ini terjadi karena impuls listrik yang bertugas mengatur detak jantung tidak bekerja secara optimal. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa penyebab, misalnya saja konsumsi obat alergi, sleep apnea, kelainan katup jantung, serangan jantung, gangguan elektrolit, dan gangguan tiroid.

Beberapa penyakit kronis juga bisa menjadi faktor pemicu terjadinya aritmia. Sebut saja hipertensi dan diabetes yang tentu bisa mengarah ke kondisi komplikasi. Tak hanya itu, kelainan irama jantung juga bisa dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya saja kurang tidur, kebiasaan merokok, stres, konsumsi narkoba, serta konsumsi kafein juga alkohol secara berlebihan.

Gejala Aritmia

Lalu, apa saja yang dirasakan ketika aritmia menyerang? Ada beberapa gejala yang bisa dirasakan saat seseorang mengalami kondisi ini. Berikut adalah beberapa gejala yang biasa ditemukan pada penderita:
● Takikardia (detak jantung lebih cepat)
● Bradikardia (detak jantung lebih lambat)
● Cepat lelah
● Nyeri pada bagian dada
● Sesak napas
● Pusing
● Hilang kesadaran

Perlu diketahui juga bahwa kondisi gangguan irama jantung ini sebenarnya dibagi menjadi beberapa jenis. Setiap jenis tentu saja akan menunjukkan gejala yang berbeda. Mislanya, ada jenis atrial fibrilasi dimana detak jantung akan lebih cepat dan tidak teratur. Lalu ada AV blok yang merupakan kondisi dimana detak jantung akan berjalan lebih lambat dari normal.

Ada pula jenis ventrikel fibrilasi dimana jantung hanya bergetar dan tidak berdetak normal. Kemudian untuk kondisi ventrikel ekstra sistol, akan ditemukan adanya denyutan lain di luar denyut jantung itu sendiri. Sebaiknya kenali semua jenis ini agar Anda bisa lebih paham saat tubuh menunjukkan tanda-tanda gangguan irama jantung.

Cara Mengatasi

Gangguan irama jantung ini harus diatasi secepat mungkin agar tidak berkembang menjadi komplikasi yang buruk. Ada beberapa pilihan langkah pengobatan yang bisa didapatkan oleh penderita, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Konsumsi Obat

Pilihan pertama adalah konsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter khusus untuk mengatasi gangguan irama jantung. Jenis obat yang bisa dikonsumsi adalah obat antiaritmia serta warfarin yang bisa menurunkan risiko penggumpalan darah. Konsumsi obat harus dilakukan dengan resep dan sesuai petunjuk konsumsi yang disampaikan oleh dokter.

2. Pemasangan Alat Pacu Jantung

Langkah lainnya yang bisa dilakukan untuk mengobati gangguan irama jantung adalah dengan memasang alat pacu jantung. Alat ini dipasang di bagian bawah tulang selangka. Alat pacu jantung akan bekerja secara efektif mengembalikan irama jantung seperti sedia kala.

3. Penggunaan ICD

Selain alat pacu jantung, dokter juga biasanya menggunakan ICD atau implantable cardioverter-defibrillator untuk pasien tertentu. Alat ini digunakan pada pasien yang memiliki risiko henti jantung. Implantasi alat ini bisa mendeteksi tanda-tanda terjadinya henti jantung, lalu akan mengalirkan listrik agar jantung tetap bekerja normal.

4. Tindakan Ablasi

Penanganan lain untuk penderita gangguan irama jantung adalah ablasi. Ablasi ini dilakukan melalui proses kateterisasi jantung. Nantinya akan dipasang satu atau lebih kateter di pembuluh darah. Prosedur ini dilakukan demi menjaga irama jantung tetap stabil dan normal.

Aritmia merupakan salah satu kondisi gangguan jantung yang bisa berakibat fatal. Pastikan Anda mengenal kondisi ini dengan baik dan memahami apa saja gejala yang ditimbulkan. Itu semua akan sangat membantu Anda untuk mendapatkan pertolongan lebih dini saat terjadi serangan, jika merasakan gejala aritimia cara terbaik adalah menemui dokter spesialis jantung, dokter akan merekomendasikan penanganan terbaik untuk Anda.

Tinggalkan komentar