5 Hal yang Gak Banyak Diketahui Masyarakat Tentang 411!

live-streaming-demo-4-november

411 yang terjadi kemarin, sangat menggemparkan, ramai diperbincangkan dimana-mana, pokoknya heboh banget deh, masih heboh juga sampe sekarang. Tapi ternyata dan ternyata, banyak lho hal-hal yang masyarakat kita gak tahu tentang peristiwa bersejarah kemarin. Apa aja?!

  1. 411 = Allah?

Yap, banyak yang menyamakan 411 dengan lafaz Allah. Sekilas memang terlihat begitu, tapi tahu gak sih, ternyata 411 itu punya arti “information” atau informasi, jadi kebanyakan orang-orang luar itu bilang “What’s the 411?” terus ntar dijawab deh dengan informasi relevan.  Gituu. Keren ya? Haha. Gara-gara demo kemarin jadi nambah satu kosa kata atau bisa disebut slang juga sih, 411.

  1. Demo Kemarin Buat Apa?

Banyak yang mengaku kalau mereka ikut demo karena membela agama Allah. Ketika ngelihat para muslim dengan pakaian putih berjalan dan berkumpul di beberapa titik. Sholat jumat bareng. Terus menyampaikan aspirasi dengan damai, memang sungguh menyentuh hati banyak orang dan niat karena Allah itu bener-bener tampak. Tapi beranjak gelap, beberapa oknum membuat keributan hingga bentrok dengan polisi dan akhirnya terjadilah kerusuhan. Hingga kembali menjadi pertanyaan, demo kemarin buat apa? Opsi jawaban menjadi jauh lebih banyak.

  1. Unsur Politik? Mengadu Domba Islam?

Dan variasi jawaban dari pertanyaan diatas akan dijawab disini, kemarin, adalah sebuah demo atau aksi damai yang diniatkan oleh banyak umat islam yang berniat hanya karena Allah, untuk membela agama Allah. Namun, pada akhirnya, bukan tidak mungkin aksi ini dimanfaatkan beberapa oknum untuk dijadikan lahan mengadu domba, politik bahkan menjatuhkan islam itu sendiri. So, jangan lihat kerusuhannya, lihat mereka-mereka yang tulus, yang membela agama Allah hanya karena Allah, bukan oknum-oknum yang membuat onar ya.

  1. Yang Gak Ikut Demo Kafir?

Mostly yang ikut demo kemarin adalah kaum adam. Terus yang wanita dan anak-anak yang cuma nonton dirumah kafir? Tidak seharusnya kita menghakimi sesama muslim dengan men-judge sesuka hati. Setiap kita mungkin menganut kepercayaan yang sama, dan ketika kepercayaan kita dijadikan mainan atau diolok-olok, setiap orang punya cara sendiri untuk membela agamanya. Ada yang turun ke jalan, ada yang memiih dirumah namun berdoa untuk ummat yang berani turun ke jalan. Diatas semua itu, hanya Allah yang berhak men-judge, manusia sama sekali tidak berhak!

  1. Banyak Pelajaran

Dari peristiwa kemarin, harus banyak pelajaran yang kita ambil, khususnya umat islam. Peristiwa kemarin membuat kita, sesama umat islam untuk terus bersatu, jangan ada perpecahan, jangan mau jadi oknum yang mengambil keuntungan atau memanfaatkan momen. Semoga kita bisa menjadi umat yang lebih baik lagi. Aamiin.

 


Artikel Terkait