7 Langkah agar Startup-mu Cepat Gagal

Startup-Failures

Judul di atas memang tidak salah ketik. Artikel ini memang tidak sedang membahas bagaimana menciptakan usaha rintisan digital (start-up) yang sukses. Silahkan googling saja pasti kamu banyak nemuin artikel-artikel bermanfaat mengenai start up yang berhasil. Nah, untuk penyeimbang, ada baiknya kamu harus tahu juga tentang bagaimana supaya bisnis digital yang sudah kita bikin ini tidak berhasil. Harapannya supaya kamu tidak melakukan tujuh faktor gagal di bawah ini.

Kenapa kamu harus belajar juga tentang kegagalan? Karena pasti kamu sudah belajar tentang keberhasilan. Hampir jarang ada yang mau memberi tahu kamu kenapa usaha itu bisa gagal. Sama jarangnya dengan orang yang mau belajar tentang kebangkrutan. Sekolah-sekolah bisnis selalu memotivasi dan mengedukasi bagaimana supaya lulusannya bisa berhasil dalam menjalankan bisnis, dan jarang ada yang mengajar kenapa suatu bisnis itu bangkrut.

Maka, kalau kamu mau rugi, kamu harus:

1. Jangan Fokus

jangan fokus
Gak usah fokus-fokus biar startup cepet gagal via http://braintechplus.com

Rumput tetangga memang terlihat lebih hijau daripada rumput kita sendiri. Inilah ungkapan yang mengajari orang untuk jangan iri dengan apa yang dimilikin sama orang lain. Hijaukan saja rumputmu sendiri. Nah, sayangnya, tidak fokus adalah penyebab terbesar kenapa sebuah bisnis umurnya itu bahkan lebih pendek daripada umur jagung. Tahun ini didirikan tahun depan sudah bangkrut. Maka kalau kamu berencana gagal, maka usahakan untuk mudah tergiur sama bisnis lain yang keliatannya lebih bagus. Kalau kamu lagi mengembangkan bisnis marketplace, cobalah bisnis konten yang lebih menggiurkan dan cepat dapat duitnya.

2. Cari Tim yang Murah Meriah

cari karyawan yang murah meriah
Cari Karyawan yang Murah Meriah via http://www.freecybers.com

Karena bisnis kamu baru, pasti modal juga masih pas-pasan.  Karena itu, carilah lulusan kampus atau mahasiswa semester akhir yang butuh kerjaan buat dijadiin karyawan di perusahaamu. Ga perlu menuntut kualifikasi yang macam-macam, asalkan mereka mau belajar dan bekerja 24 jam sehari 7 hari seminggu, pasti mereka rela dibayar murah. Kamu senang karena sudah punya karyawan, dan mereka pun senang karena dapat pemasukan tambahan. Dan jangan mimpi kalau dengan cara ini start-up kamu bakal sebesar Gojek atau Lazada. Paling banter stagnan dan tidak ada investor yang tertarik buat nanamin modalnya ke bisnis kamu.

3. Pasang Iklan Besar-besaran

pasang iklan besar besaran
Iklan Besar-besaran via http://pariwarabillboard.com

Pengen langsung menantang market leader? Cukup pede untuk mencuri pangsa pasar sang pemimpin pasar? Pasang iklan besar-besaran. Ga cuma di Google Ads, tapi juga Facebook Ads, iklan di majalah, koran dan kalau perlu pasang billboard. Bikin TVC untuk dipasang di program-program televisi khususnya di jam-jam prime time seperti jam 8 malam ke atas. Kalau modal pas-pasan tapi kepengen langsung dikenal publik, maka cara ini adalah cara paling efektif untuk dikenang sebagai start up yang “pernah ada” di industri digital Indonesia. Sebab berdasarkan statistik, 90 persen pengusaha pemula akan menemui kegagalan kalau coba pakai cara ini.

4. Ide Datang, Langsung Eksekusi!

dapat ide langsung eksekusi
Dapat ide, langsung aja eksekusi! Apapun itu via http://charlottetown.kkpcanada.ca

Ide start-up kamu orisinal, belum pernah ada, dan tidak mudah dicontek? Langsung aja eksekusi idenya! Beberapa pendiri startup melakukan ini tanpa mempertimbangkan apakah produk atau layanannya memang dicari konsumen atau tidak. Tanpa riset, hanya modal asumsi, langsung menggelontorkan seluruh tabungan yang dijadikan modal awal.  Percayalah, ini adalah awal dari kebangkrutan bisnis kamu.

Semangat terhadap ide baru sah-sah saja, tapi harus diingat pula bahwa tidak semua orang butuh solusi yang kamu tawarkan. Maka kuncinya adalah: dapat ide, segera riset, kalau tidak ada yang butuh, mending ditunda dulu ketimbang kamu rugi di awal. Lebih baik menunda beberapa bulan kemudian tapi punya data yang lengkap daripada nekat terjun ke samudra yang kamu sendiri tidak tahu apakah ada hiu atau tidak di dalamnya.

6. Jangan dengerin nasehat orang!

gak usah dengerin nasehat orang
Gak usah dengerin nasehat orang! via http://cobaltpm.com

Ini adalah cara paling ampuh untuk menuju gagal dalam mendirikan start-up. Kalau ada temen yang ngasih masukan, anggap saja mereka tidak lebih tau daripada kamu. Misalnya ada orang yang juga punya passion yang sama di industri digital terus kasih pencerahan terhadap ide-idemu, patut dicurigai tuh, jangan-jangan dia nanti bakal mendirikan bisnis yang sama dan mencuri idemu.  Pokoknya, jadilah orang yang paranoid, apatis dan curigation! Kalau pola pikirmu seperti ini, yakin deh, umur start-up kamu cuma di bawah dua tahun.

6. Uang Bisnis = Uang Pribadi

pakai uang bisnis untuk kepentingan pribadi
Pakai uang bisnis untuk kepentingan pribadi via http://www.foxbusiness.com

Ini tips lain supaya bisnis start-up mu cepet bangkrut. Ada pemasukan dari penjualan, terus tiba-tiba pacarmu mau minta ditraktir candle light party sementara duit pribadimu udah menipis, jangan ragu-ragu, pake aja uang hasil penjualan itu buat nraktir dirinya. Nanti begitu kamu butuh dana operasional buat bayar internet, telepon, gaji karyawan, tinggal pinjem ke orang lain aja. Itu pun kalau ada yang bersedia minjemin. Kalau ngga? Ya, wassalam.

Banyak pengusaha gulung tikar bukan karena bisnisnya tidak prospektif atau tidak ada pasar yang menyerap jasa dan produknya, melainkan karena manajemen keuangannya yang buruk.

7. Jadikanlah Startup-mu Sebagai Lembaga Sosial

bad hires
Bad Hires via http://www.agencycentral.co.uk

Eh, anak paman belum kerja nih… Wah, temen kecilmu masih nganggur nih…Lho, kok tetanggamu masih pengacara (pengangguran banyak acara). Ga boleh dibiarkan, yuk kerja di start up gue! Begitu mungkin pikiranmu. Sebagai makhluk sosial, niatmu sangat bagus dan mulia. Tapi sebagai pelaku bisnis, kamu sedang menggali kuburan atas perusahaan rintisan digitalmu. Belum keliatan untung, hutang masih ada, buat apa menampung banyak karyawan dulu?

Inilah tujuh langkah ajaib untuk bikin startup-mu agar cepet bangkrut.  Selamat mencoba!


Artikel Terkait