Batik Indonesia, Warisan Budaya Nusantara Yang Mendunia

penrajin batik
batik
Batik via http://www.prodonesia.com

Batik adalah sebuah pakaian khas Indonesia, dulu kita mengenal batik ini sebagai pakaian tradisional yang hanya di pakai pada momen adat atau perayaan. Namun kini penggunaan batik sudah meluas bukan hanya di acara formal namun juga berbagai aktifitas rutin seperti sekolah, kantor ataupun acara reuni dan kumpulan lainnya. Penggunaan batik yang meluas ini tidak terlepas dari branding dan model batik yang beragam dengan desain yang menarik baik untuk anak muda maupun dewasa, sehingga pemakaian baju batik bisa masuk ke berbagai segmen dan acara.

Agar kita anak muda tidak lagi awam dengan pemakaian batik dan mengetahui berbagai jenis batik yang layak untuk di pakai, berikut ini redaksi ABe paparkan beberapa jenis batik baik dari cara membuat dan motifnya.

Cara pembuatan ;

penrajin batik
Pengrajin Batik via azamnatawijana.com

a. Batik Yang Dibuat Dengan Cara Di Tulis 

Batik tulis merupakan batik konvensional yang menggunakan cara tradisional dalam pembuatannya. Batik ini dibuat dengan cara menggunakan canting dan tidak dapat menuliskan motif secara dua kali, sehingga pembuatan batik dengan cara ini memerlukan pengalaman dan ketelitian yang tinggi. Batik tulis saat ini sudah jarang karena sudah menggunakan cara yang lebih modern dan pembuatananya yang lambat, namun jangan salah batik tulis yang asli memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena unik dan memiliki detail yang berbeda dari batik biasa.

b. Batik Yang Dibuat Dengan Cara Di Cap 

Batik Cap adalah batik yang menggunakan metoda cap dalam pembuatannya, batik dengan jenis ini lahir setelah permintaan terhadap batik semakin banyak dan dibutuhkan pembuatan batik secara massal. Keunggulan batik ini dapat diproduksi secara masal dalam waktu yang relatif cepat namun keunikannya menjadi berkurang karena diproduksi dalam skala besar.

c. Batik Yang Dibuat Dengan Cara Di Printing 

Batik jenis ini adalah batik yang pembuatannya menggunakan media printing, cara pembuatan batik ini lebih modern dan lebih detail dari batik cap sehingga menghasilkan motif yang lebih baik. Kelemahan batik ini yaitu tidak bisa diaplikasikan pada produksi batik rumahan bermodal kecil karena harga alat printing yang cukup mahal serta tidak seunik batik tulis yang di buat terbatas.

Dari segi motif ;

batik motif
Batik Motif via blogbatikmuda.blogspot.com

a. Batik Dengan Motif Klasik 

Yang klasik memang selalu luar biasa dan dicari, begitupun dengan batik yang memiliki motif klasik. Batik dengan motif klasik memiliki pola yang sangat unik dan langka karena dibuat berdasarkan tradisi serta sejarah yang hidup pada saat batik dibuat, batik jenis ini lahir pada saat batik belum digunakan masal seperti saat ini sehingga pembuatannya pun memasukan unsur-unsur sejarah yang berjalan saat pembuat batik hidup.

Berbeda dengan batik masa kini yang cenderung mengikuti tren sehingga mudah populer dan mudah pula dilupakan. Batik dengan jenis klasik dapat diterima di berbagai jaman karena motifnya yang luar biasa. Ada setidaknya dua unsur keindahan yang mengiringi batik klasik, keindahan tersebut yakni visual atau gambar yang tercetak dalam batik serta makna filosofi yang ada dalam batik dan ikut dimasukan oleh sang pembuatnya.

b. Batik Dengan Motif Pesisir  

Batik dengan motif pesisir memiliki perbedaan dari jenis batik klasik karena batik dengan jenis pesisir lebih mandiri dan bebas dalam pembuatannya. Warna dan bentuk yang ditampilkan juga lebih berbeda dari batik klasik, dengan menampilkan berbagai pilihan warna seperti merah, hijau, kuning ,biru dan beragam warna mencolok lainnya.

c. Batik Daerah 

Batik daerah adalah batik yang menampilkan motif berdasarkan ciri dari daerah batik tersebut dibuat. Misalnya ada batik Jogja, batik Solo, batik Pekalongan, batik Cirebon, batik Banyumas dan batik-batik dari daerah lainnya.

Yang klasik memang selalu luar biasa dan dicari, begitupun dengan batik yang memiliki motif klasik. Batik dengan motif klasik memiliki pola yang sangat unik dan langka karena dibuat berdasarkan tradisi serta sejarah yang hidup pada saat batik dibuat, batik jenis ini lahir pada saat batik belum digunakan masal seperti saat ini sehingga pembuatannya pun memasukan unsur-unsur sejarah yang berjalan saat pembuat batik hidup.

Berbeda dengan batik masa kini yang cenderung mengikuti tren sehingga mudah populer dan mudah pula dilupakan. Batik dengan jenis klasik dapat diterima di berbagai jaman karena motifnya yang luar biasa. Ada setidaknya dua unsur keindahan yang mengiringi batik klasik, keindahan tersebut yakni visual atau gambar yang tercetak dalam batik serta makna filosofi yang ada dalam batik dan ikut dimasukan oleh sang pembuatnya.

Batik daerah adalah batik yang menampilkan motif berdasarkan ciri dari daerah batik tersebut dibuat. Misalnya ada batik Jogja, batik Solo, batik Pekalongan, batik Cirebon, batik Banyumas dan batik-batik dari daerah lainnya.


Artikel Terkait