Membuka Usaha Clothing? Kenapa tidak?

usaha clothing
usaha clothing
Usaha Clothing via http://www.tabloidbisnis.com/

Membuka usaha ternyata tidak sesulit yang kita bayangkan. Apalagi untuk kamu yang sibuk dengan kerjaan atau dengan kesibukan di kampus. Clothingan atau distro adalah jawabannya. Tidak perlu bermodalkan ruko atau pegawai yang banyak, cukup dengan bermodal kemauan dan pastinya jaringan internet, kita sudah bisa mempunyai brand sendiri. Berikut adalah langkah – langkah untuk membuka usaha Clothingan dengan mudah :

1. Membuat Konsep dan Desain

Hal pertama yang kita perlukan yaitu membuat konsep clothingan kamu, mau konsep anak – anak, remaja, ataupun orang dewasa. Selain konsep, desain logo merk kamu sangat penting untuk ciri dari merk yang akan kamu buat. Selanjutnya adalah desain kaos yang ingin kamu pasarkan. Untuk membuat desain, tidak perlu kursus photoshop dan sebagainya, tinggal cari gambar di google, lalu olah sedikit sesuai selera kamu

2. Tentukan Pasar

Dalam berjualan kamu harus mempunyai target yang akan menjadi konsumen kamu nanti. Biasanya target pasar dapat kamu tentukan setelah konsep dan desain yang kamu miliki sudah rampung. Biasanya target clothingan adalah remaja dan orang dewasa. Dalam hal penentuan target ini, desain akan sangat berpengaruh. Sebab, selera yang dimiliki setiap orang dalam memilih desain berbeda – beda, jadi usahakan konsep dan desain yang kamu miliki sesuai target kamu.

3. Mencari Tempat Konveksi

Jika kamu beranggapan kalau membuat usaha clothingan harus mempunyai alat – alat sablon, itu salah besar. Kamu hanya perlu mencari tempat konveksi yang menyediakan jasa kaos sekaligus sablon dalam satu paket. Jadi, kamu tinggal kasih desain yang kamu inginkan, kemudian kaos dan sablon serahkan ke tempat konveksi yang kamu tuju.

4. Menentukan Harga

Sebelum kamu menentukan harga jual kaos yang akan kamu pasarkan, tentunya kamu harus mengetahui harga pasar. Penentuan harga sangat berpengaruh terhadap omset penjualan, sebab harga terbaiklah yang akan dipilih konsumen.

5. Membuat Sosial Media

Pemasaran sangat penting dalam melakukan usaha, di era digital kita tidak perlu membuat flyer, brosur, dan lain – lain. Cukup dengan media sosial seperti facebook, twitter, instagram ataupun blog. Posisi media sosial dalam online marketing cukup berpengaruh besar dalam kelangsungan usaha kamu, maka dari itu dalam penggunaan media sosial untuk berjualan harus tetap hati – hati agar tidak menjadi spam karena akan merusak citra merk yang kamu miliki.

6. Mencari Reseller

Selain pemasaran melalui media sosial, kamu juga memerlukan reseller atau penjual produk kamu. Dalam mencari reseller, tawarkan harga setor seminimal mungkin, beri reseller kamu diskon untuk beberapa minimal pemesanan. Harga setor dan diskon dapat menarik minat teman kamu menjadi reseller.

Nah, mudah bukan? Ayo segera buat merk clothingan kamu sendiri dan pasarkan!


Artikel Terkait