Karena Terjerat Skandal, Gelar Akademis 5 Tokoh Dunia Ini pun Dicabut

38720-82

Gelar akademis adalah gelar yang diberikan kepada lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Namun tahukah kamu jika gelar akademis yang diperoleh tidaklah abadi. Perguruan tinggi mempunyai hak untuk mencabut gelar tersebut jika pemilik gelar itu terjerat skandal akademis seperti plagiarisme dan kebohongan-kebohongan yang lain.

Sebelum mencabut gelar akademis, perguruan tinggi akan melakukan penyeledikan mendalam terkait suatu skandal akademis seseorang. Jika terbukti bersalah, almamater pemberi gelar akan mencabut gelar yang telah diberikan. Bahkan, di beberapa kasus, banyak di antara tokoh yang terlibat skandal akademis memutuskan mundur dari jabatan penting mereka.

Berikut redaksi ABe merangkum beberapa tokoh dunia yang gelar akademisnya dicabut karena terkait berbagai skandal akademis maupun kasus-kasus yang lain.

1. Pal Schmitt

Pal Schmitt via http://tamnhin.net/
Pal Schmitt via http://tamnhin.net/

Pal Schmitt memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan sebagai Presiden Hungaria pada April 2012 lalu. Pengunduran tersebut dikarenakan gelar doktornya dicabut oleh Semmelweis University, Hungaria setelah Schmitt terbukti melakukan penjiblakan dalam pembuatan disertasi. 210 dari 215 halaman disertasinya terbukti adalah hasil plagiarisme, itu menurut laporan dari BBC.

2. Karl-Theodore zu Guttenberg

Karl-Theodor zu Guttenberg via http://images.zeit.de/
Karl-Theodor zu Guttenberg via http://images.zeit.de/

Kasus penjiblakan disertasi juga menjerat seorang mantan menteri pertahanan Jerman, Karl-Theodore zu Guttenberg. Universitas Bayreuth pun mencabut gelar Karl setelah ia terbukti melakukan kesalahan serius dalam disertasinya. Dia pun mengundurkan diri pada Maret 2011, padahal Karl adalah salah satu orang yang berpeluang besar menjadi pengganti Angela Merkel, Kanselir Jerman.

3. Heather Bresch

Heather Bresch via http://www.thesquander.com/
Heather Bresch via http://www.thesquander.com/

Heather Bresch adalah putri dari Gubernur Virginia Barat, Amerika Serikat, Joe Manchin III. Karena belum menyelesaikan beberapa mata kuliah di The College of Business and Economics, Virginia Barat, gelarnya pun dicabut. Padahal saat itu Bresch sedang menjabat sebagai CEO dari sebuah perusahaan farmasi.

4. Charles Pellegrino

Charles Pellegrino via http://cdn.c.photoshelter.com/
Charles Pellegrino via http://cdn.c.photoshelter.com/

Ini adalah kejadian yang sedikit aneh. Charles Pellegrino, seorang peneliti dan penulis mengumumkan lewat website resminya bahwa gelar doktornya dicabut oleh Victoria University of Wellington. Alasannya adalah ia terkait dalam sengketa teori evolusi. Namun, anehnya, perwakilan dari Victoria University mengatakan bahwa Victoria University tidak pernah memberikan gelar doktor kepada Pelegrino. Kepada New York Times, Wakil Rektor Victoria University mengatakan bagaimana mereka bisa mencabut gelar yang tidak pernah diberikan.

4. Andrey Bezrukov

Andrey Bezrukov via http://static.theglobeandmail.ca/
Andrey Bezrukov via http://static.theglobeandmail.ca/

Andrey Bezrukov yang merupakan seorang mata-mata dari Rusia menggunakan nama samaran Donald H. Heathfield ketika mendapatkan menamatkan sekolah administrasi publik di universitas terbaik dunia, Harvard University. Mengetahui kebenaran tersebut, gelar yang didapat oleh Andrey pun dicabut oleh pihak Harvard University.

5. Robert Mugabe

Robert Mugabe via http://specials-images.forbesimg.com/
Robert Mugabe via http://specials-images.forbesimg.com/

Robert Mugabe memperoleh gelar doktor kehormatan dari University of Edinburg kala menjadi Perdana Menteri dan sekaligus Presiden Zimbabwe. Namun pada Juli 2007, gelar yang diperolehnya terpaksa dicabut karena Mugabe dinilai melakukan penindasan selama kepemimpinannya dan berperan dalam kegagalan ekonomi negaranya.