Sejarah Musik Punk di Indonesia

revellers-dressed-punk-fashion-celebrate-thingyan-festival-yangon

Punk IndonesiaBerbicara mengenai Punk maka pikiran kita akan tertuju pada dua kelompok yaitu kelompok masyarakat tertentu dan aliran musik. Nah, kali ini yang kita bahas adalah aliran musik punk. Aliran musik punk masih bersaudara sama musik metal. Hanya saja, alat yang digunakan lebih sederhana serta ritme dan cara memainkannya juga tidak sekasar metal.

Nah, kalau musik metal mengutamakan teknik bermain musik yang rumit, musik punk justru mengutamakan lirik yang merupakan curahan hati. Loh, musik punk buat curhat? Ya, begitulah adanya. Kalau ente mau lihat lebih detail akan menemukan lirik punk terkesan vulgar karena merupakan curhatan penciptanya. Namun harap diingat curhatnya gak melulu masalah cinta yah namun lebih banyak masalah sosial politik dan lingkungan disekitar (beuuh walaupun terkesan kumel namun mereka pintar kan).

Kelahiran punk di dunia tidak bisa terendus dengan tepat. Para ahli sejarah punk mengira-ngira kalau musik ini mulai ada di era 1970-an hampir berbarengan lah dengan metal (mungkin satu bapak beda ibu yah hehe). Pada waktu itu ada band The Clash dari Inggris yang mengusung aliran ini dan sedikit berbeda dengan metal.

Di Indonesia sendiri kelahiran si punk nggak lepas sama kelompok anak muda yang menamakan dirinya “anak punk”. Entah mengapa mereka begitu bangga dengan identitas kePUNKannya. Selain mengusung ideologi punk yang berasal dari London, mereka juga mengusung jenis musik ini menggunakan lirik dan masalah yang ada di Indonesia.

Aliran musik punk di Indonesia sendiri kurang diminati oleh masyarakat. Orang Indonesia lebih suka musik mellow yang pakai aliran cinta. Mungkin karena musik mellow lebih dekat dengan gebetan dan percintaan kali ya?. Tapi walau kurang terkenal musik punk tetap hadir, terbukti dari terbentuknya band Marginal di tahun 1997. Band ini terus eksis hingga sekarang dan mengusung  lagu-lagu yang isinya tentang kritik. Menurut salah satu personel Marginal yang lulusan hukum nih, aliran punk lebih baik ketimbang para penegak hukum yang moralnya bobrok. Sabar…sabar.

Selain Marjinal, salah satu band terkenal tanah air yang mengusung aliran musik Punk adalah “Superman Is Dead”. Unik sekali yah namanya, memang band asal Bali ini tidak selalu mengusung lagu-lagu tipe punk, tapi setidaknya mereka berjasa mengenalkan musik punk pada masyarakat. Salah satu bukti populernya SID bisa dilihat dari tiap mereka konser, maka lautan manusia yang didominasi remaja pasti akan mengiringinya.

Ini merupakan salah satu bukti bahwa musik Punk masih berdenyut dan hidup di Indonesia. Permainan musik punk memang terkadang masih kalah dengan metal yang bising. Mungkin karena alat musik metal lebih lengkap dan variatif. Tapi makna yang seringkali dibawa oleh para musisi punk, dimana mereka mengungkapkan kritikan terhadap ketidakadilan patut diacungi jempol. Mereka terbukti peduli pada lingkungan sekitar yang terpinggirkan.


Artikel Terkait